Wednesday, May 04, 2005

Run...Mimi...Run...

buzz!...temen gue si CK tiba2 nongol di yahoo massanger...

"eh..jadi gak loe dateng hari minggu nanti"
"emm...dateng kemana?, ke rumah loe?"
"bukan...kawinan Allid, gemana seh"
"hah? bukannya baru bulan Juni?"
"ah elo..gemana sih, tgl 8 Mei! sana catet di reminder lo!!!"
"masa sih? bener ya? kok gue bisa lupa ya, berarti 4 hari lagi donk"
"adoooh nih anak...ya iya, dateng sama sapa loe nanti?"
"hmmm....sama siapa aja, sama loe juga boleh"


ting tong!!...giliran Iwed yang nongol di YM...

"woi jeng, gue ke Jakarta minggu depan, loe dah janji temenin gue ke Vertigo loh ;;) "
"hmmm...Vertigo ya? minggu depan?" (buru2 buka agenda...Iwed, minggu depan, Vertigo..gak ada...??)
"insya Allah ya Wed :)"
"bener ya, loe kan udah janji ;), sampai jumpa minggu depan"

Damn...kenapa jadi lupa semua begini.
everything run like a wind, cepeeett banget, kayaknya baru kemarin gue terima undangan Allid, dan saat gue baca dalam hati gue bilang, " ah masih 2 bulan lagi". Waktu berlalu begitu cepat, atau gue yang terlalu sibuk? ah gak juga, kerjaan di kantor memang overload tapi gue masih bisa handle, walaupun memang sedikit monoton :((
Kalau dipikir, waktu adalah sesuatu yang berbanding lurus dengan umur, semakin tua, semakin cepat waktu berjalan. Seiring dengan tanggung jawab yang juga bertambah banyak.
Dulu sebelum gue terjebak dalam kedewasaan yang secara sadar memang gue inginkan, waktu tidak berjalan secepat ini. waktu menunggu bel berbunyi usai belajar di sekolah sangat terasa, kadang2 terasa sangat membosankan, padahal belajar juga sama sibuknya dengan bekerja saat ini. Menunggu akhir pekan menjadi penantian tiada akhir. Masa2 liburan tahunan sekolah, yang waktu itu berlangsung selama 30 hari, memang terasa seperti layaknya 30 hari.
Sekarang setelah menjadi perempuan -yang katanya- dewasa dengan usia lebih dari 1/4 abad, waktu terasa seperti bola bowling yang bergulir di jalurnya. Sepekan seolah-olah tak sampai 7 hari. Belum lama gajian yang jatuhnya setiap tanggal 25, tau2 uang juga sudah habis, kalo dipikir boros gak juga, pas liat kalender tau2 sudah mau tanggal 25 lagi.
Setiap kembali ke kantor, gue selalu diam sejenak di depan meja...trus membatin...perasaan baruuu aja gue disini, kayak gak pulang...
Dan tak terasa hampir semua teman2 sebaya telah atau akan menikah, banyak juga yang sudah beranak pinak.
Waktu...memang sudah berhasil membuat gue berpikir tentang apa yang sudah gue isi dikehidupan ini, yang gue persembahkan untuk Sang Pencipta sampai pada saat gue meninggalkan dunia. Rasanya waktu yang gue punya sangat pendek sekali, apa gue bisa mewujudkan cinta gue untuk-Nya, untuk kedua orang tua gue, untuk sesama?
Waktu adalah tantangan, gue harus bisa mengalahkan waktu, gue gak ingin waktu menjadikan gue seonggok manusia tanpa makna, mengikuti segala permainan waktu, dia yang harusnya gue kendalikan, ini adalah PR, dan semoga usia gue mencukupi untuk menambang segala kebajikan untuk menjadikan waktu menjadi sesuatu yang patut dipertanggungjawabkan dengan cinta untuk Pemilik rumah mega besar ini, suatu saat bila gue sudah dipensiunkan dari dunia.
Ah..life is just like a roll of toilet paper, its go faster when its closer to the end.

1 comment:

Anonymous said...

trust me... there're COUNTLESS times i wish 1 day is 48 hours instead of 24hrs...

http://www.heroikamuljadi.com/blog/2005/04/too-little-time.html