Monday, March 28, 2005

Curhatan Wayang Kancil


Cinta-ku Negeri-ku….

Tiba2 saja kata2 diatas begitu jauh, dan hampir terlupa, atau sengaja dilupakan, tertutup oleh kekecewaan. Pagi hari ini saya membaca sebuah artikel dalam sebuah perkamen yang membuat saya tambah kecewa terhadap Negeri Wayang ini. Artikel tersebut membahas tentang betapa kita sangat bergantung pada faktor-faktor produksi di luar negeri untuk membangun negeri sendiri, sampai mengurangi tenaga kerja secara langsung secara export, jangankan yang legal…illegal-pun…hayu aja lah, yang penting mendatangkan devisa, dan hal ini dianggap sebagai hal yang membanggakan, lalu para patih atau sejenisnya senang sekali membeberkan kepada para investor asing tentang betapa berinvestasi di sini lebih bebas dan lebih mudah, bahkan dibanding dengan negeri asal mereka, judulnya memang “ketergantungan besar”. Negeri ini mungkin memang benar kekurangan keping2 modal…punya sih punya…modal yang ada itu buat modal para patih dan sejenisnya untuk hidup dan membangun istana sendiri alias korupsi, jadi Negeri Wayang tidak bisa nabung sehingga kurang modal untuk menyediakan infratsuktur secara gratis untuk rakyat...eh tapi betul gak sih korupsi itu, jangan2 bohong..habis gak ada yang terbukti :P yang banyak terbukti itu kejahatan2 kasar, pencopetan, pencurian sendal jepit, maling ayam, palak-memalak, paling top pembunuhan, mutilasi, pemerkosaan, lantas korupsi?? Kayaknya gak ada deh, jarang :P tidak pernah terbukti…(ah guyon kamu;))

Mungkin sifat egois adalah salah satu yang paling menonjol untuk bangsa ini, korupsi, royok’an lahan, tawuran, penjarahan, sampe2 profesionalisme dalam birokrasi pemerintahan ikut luntur (seperti yang saya baca pada perkamen lain), ya negeri ini memang negeri yang gampang diatur kok. Mau bikin SIMK (surat ijin menjalankan kendaraan) 1 hari juga bisa, gampang diatur lah, bikin kartu identitas cepet? Bisaaa…gampang diatur, surat dagang? Gampang…pokok’e gampang lah…situ mau kasih berapa? Semakin banyak keping yang bisa dikeluarkan semakin gampang menyingkat prosedur dan waktu, jadi singkat, cepat, mudah, persetan dengan prosedur, bisalah itu diakali :))

Hati nurani juga kayaknya sudah sedikit yang punya, saya pernah bertemu dengan seorang pasien rumah sakit bersalin yang tidak diijinkan menengok bayinya karena belum bayar ongkos jasa bantu melahirkan, pun gak dikasih makan. Salah satu contoh bentuk egoisme yang membutakan hati nurani.

Berapa kali crew backstage maupun artis panggung dari Negeri Wayang ini di tukar, di ganti, sudah sering deh lengser..ganti..lengser..ganti, yang seyogyanya ada perbaikan mutu ternyata ndak ada sama sekali, drama, teater, sandiwara yang ditampilkan tetep wuelek pol. The same story different script.

Duh Gustiii Prabu pemilik jagad….hancur hati-ku, patah hati! Negeri yang kucinta dengan keindahan yang bikin hati kebat-kebit ini banyak dihuni penyakit, mungkin stadium akhir, kemana harus berobat, dengan metode apa? Harus dari mana dulu? Komplikasi, rusak. Tolong kami Gustii...maaf kan kami..
Mau pindah ke negeri sebelah, ke negeri seberang? Duh…kayaknya kok dalam lubuk hati yang puuaaliing dalam saya masih cinta dengan gugusan pulau ini, cuma karena emosi saja kadang2 saya merasa muak, sebetulnya sih muak terhadap KEADAAN negeri ini, bukan diri negeri ini.

Sudahlah…lebih baik saya memperbaiki mental diri sendiri dulu, membangun diri, keluarga dengan pondasi dan bahan2 sehat, jadi rumah yang sedang saya bangun sedikit demi sedikit ini bisa berdiri baik, kokoh, jauh dari penyakit hati, dengan kualitas nomor 2 (kualitas nomor 1 cuma Tuhan yang punya). Ya sukur2 bisa ikut bantu membangun komunitas terdekat, komunitas sekitar, daripada uring2an sendiri.

Maaf kalo ada yang berselisih pendapat, saya hanya menulis dengan pandangan subjektif seorang wayang kancil awam, yang butuh curhat, berbagi rasa.. kalo memang ada yang sudi berbagi, sukur2 dapat pencerahan, penghibur hati.

Pamit rumiyin nggih…matur nuwun.. :))


Thursday, March 24, 2005

Hip..Hip..Huraaayy...!!!


Aaaaaaaaaa....what a cute card! Yang bikin lucu itu sosok kucing yang bawa kue, mirip seseorang hihihi...very hairy! Thanks for the card dear.

Ya! tepat hari ini, 27 tahun lalu mama terbaring di sebuah rumah sakit di Surabaya, menunggu saat2 menegangkan dan pastinya menggembirakan, anak pertama mama akan lahir :), dokter bilang bayinya akan lahir prematur, seharusnya bulan Mei, tetapi karena si bayi sepertinya ndak sabar lagi, jadwalnya terpaksa maju 2 bulan. Akhirnya anak pertama mama lahir sekitar pukul 6 sore, beratnya 2.6 kg, tingginya sebotol kecap. Tapi sekarang anak mama tinggi dan... besar hehehe.
Oh iya kelahiran bayi ini adalah sebuah kado untuk mama, besoknya mama ulang tahun, hari ini.. 27 tahun silam anaknya lahir.

Ulang tahun berarti mengulang tahun, berarti pula semakin dekat dengan akhir umur, bagi saya seperti sebuah sumbu lilin, yang makin lama makin terbakar dan kemudian akan habis.
Setiap tiba waktunya ulang tahun saya selalu mempunyai pertanyaan yang sama, kemana akan saya bawa roh dan badan ini melangkah, apa yang sudah didapat, apa yang belum dan ingin di dapat, dan apakah sudah betul langkah2 yang saya buat selama ini. Judulnya..ya evaluasi diri.. begitulah kira2 :)
Oh iya semoga saja saat berulang tahun tahun depan (kalo sampe hehehe) saya sudah berhasil diet hihihi....

Pastinya sih sesudah ini harus siap2 ditodong sama teman2. Sepertinya kebudayaan ini memang kita bawa dari kecil, dari anak berumur 1 tahun sudah dipestain itung2 menyenangkan tetangga2, saat remaja pastinya udah malu kalo pake pesta2, dan kebanyakan pesta kecil berubah menjadi acara traktir mentraktir, orang dewasa juga begitu, bedanya traktirnya pake uang sendiri gak minta lagi. Yaa.. semuanya itu kan dilakukan karena ingin syukuran, berbagi kegembiraan, ya gak ada salahnya, asal...gak kelewat batas :))

Kemarin malam sebelum tidur saya berdoa kepada Yang Mempunyai Kehidupan ini, ngobrol dengan-Nya, berucap syukur karena sudah diberi kesempatan menikmati dan mempelajari ruang fana yang di gelar di kepala ini, semoga pembelajaran dan pencarian seumur hidup ini membuat saya lebih bijak dan dapat membawa saya kepada-Nya, kebahagiaan yang hakiki..semoga saja...





Wednesday, March 23, 2005

Terpaksa Bulimia...

Belum selesai batuk dan pilek…muncul masalah lain, kemarin sewaktu lembur di kantor saya makan malam menunya bebek goreng, barhubung dari siang gak makan ngeliat bebek goreng yang montok itu saya jadi napsu, kayak kucing gak makan 1 bulan, laper…hampir marah, makan..kunyah sedikit..dan telan, kadang langsung terkirim otomatis ke leher tanpa melewati gigi, alias gak dikunyah, akibatnya serpihan tulang paha bebek yang digoreng kering yang gak kena sensor itu langsung nyangsang di tenggorokan, rasanya…kayak pembataian jaman PKI..SILET ITU TAJAM TUAN…BEGITU JUGA TULANG BEBEK!. Kalo ada kamera waktu itu terus di putar ulang pasti keliatan konyol banget deh. Saya langsung lari kesetanan ke kamar mandi, berusaha mengeluarkan tulang keparat itu, mau minum gak bisa, nelen aja susah, akhirnya pake cara manual, seperti orang yang menderita bulimia, saya berusaha mengeluarkan tulang dengan memasukan jari telunjuk ke tenggorokan, 1 kali..2 kali..3 kali..dan. untuk yang kesekian kali akhirnya rasa tajam itu hilang, tapi tetap menyisakan rasa sakit. Saya gak tau statusnya apa sudah terbuang atau masih duduk anteng di leher tapi dengan posisi yang lebih proporsional, lebih ergonomis.

Tapi saya gak kapok makan unggas, di depan saya sekarang ada ayam kampung goreng (yang pasti tulangnya besar dan keras), nasi uduk, lalapan, dan segelas air putih, kali ini saya pastikan akan mengunyahnya baik2, kalo perlu sampe jadi bubur hehehe…

Yo wes permisi…saya mau makan dulu.

Friday, March 18, 2005

Mama ku...Obat ku

Pulang kantor badanku rasanya krenyes-krenyes, gak enak sekali. Sudah sesorean ini tenggorokan gak bisa diajak kompromi, gatel buanget. Pasti gara2 gorengan dan air es. Dan rasanya sekarang nih badan rada anget. Aduuuhhh...rasanya pingin dipijeett, enak banget kali ya.
Tiba2 aku kangen mama, mama ku yang sabar, mama ku yang tangannya kayak steamer..anget banget (hehehe..maaf ya ma), dan senyumnya yang bikin aku langsung sembuh. Mama itu betul2 seperti puskesmas berjalan, seluruh anggota keluarga kalo sakit ya larinya ke mama, dari bokap sampe nilam, semua larinya ke mama. Kalo keseleo..mama, batuk, pilek..mama lagi. Ah itu sih emang manjanya kita aja :D tapi memang betul aku ngerasain pijetan mama yang terbilang gak kenceng itu aja rasanya "marem" banget, cuma di tat tit tut, pencet2 bahu pake jari bisa bikin tidur.
Ngomong2 mama sebentar lagi ulang tahun, rasanya ingin sekali memberi sesuatu yang bisa bikin mama senang, bikin mama tersipu-sipu, duh bahagianya. Tapi sampai sekarang belum nemu ide, mau kasih apa kira2.
Hmmm pulang ah...sudah gak sabar ketemu mama...



Bukan Puisi...



Wahai malam panjang
Tuntunlah penaku, tuk melukis mu di dalam kalbu
Wahai malam panjang
Buailah diriku, bantu aku mengerti dirimu
Dibalik kelam, tersimpan cerita yang tak akan pernah ku mengerti
Dibalik anggunmu, misterimu

Dan sekarang…aku tertidur…


Saturday, March 12, 2005

Panas Pisan Euy...!!!



Panasss!! hari ini panaaaaas banget :(( cuaca di l
uar rumah gak bersahabat sama sekali, rasanya ubun2 gue mateng digoreng matahari, sekarang gue pusing. Hari ini panasnya lebih ekstrim dari hari kemaren, mungkin ini tanda2 musim kemarau mulai berkunjung setelah Jakarta dan Bekasi didera hujan terus menerus dan menyebabkan sebagian tempat banjir semata kaki itik.

Hari ini gue sebetulnya males banget jalan, cuma gue udah janji ke kantor cowok gue (sebenernya gue cuma pingin sekedar jalan2 ^_
^). Pinginnya sih langsung sampe ke kantor dia..abrakadabra..langsung mendarat di ruangannya, asik banget kali ya (dasar manusia emang maunya enak doang hehehe..) cuma ya udahlah, daku ingin beradaptasi dengan kondisi apapun panas, dingin, hujan, angin..hayuu ajaa..pasrah...
Perjalanan ke Fatmawati menjadi perjalanan yang amat melelahkan :((...dan...melaparkan..untung sesampainya gue disana, dia ngajak makan, sukurrr..sukurrr hihihi ngerti aja deh kalo gue doyan makan dalam segala cuaca :D (ih padahal gue masih sebel nih sama dia! huh!).

Ngomong2 kemarau..badan meteorologi dan geofisika hari ini sudah membuat sebuah ramalan, mulai Maret sampe Oktober mendatang kita bakalan mengalami musim kemarau khususnya Indonesia bagian timur, dan puncak kemarau adalah bulan Agustus, ini berarti para petani harus siap2 dengan pola tanam musim kemarau dong ya...dan sebentar lagi harga sayur mayur bakalan naik, apalagi sayur mayur yang membutuhkan banyak air. Ah..kok jadi ngelantur sih gue..*getok2 kepala. Ini pasti suhu di dalem otak gue juga sudah mulai meningkat, susunan kata dan kalimat, kejadian, dll udah gak beraturan lagi, pengen cerita ini yang keluar itu hehehe...

Di kantor cowok gue ini hiburannya ya komputer sama DVD, dari mulai jam 2-an siang tadi sampe sekarang (jam 5 sore) kerjaan gue mantengin komputer aja, dari mulai buka2 e-mail, browsing berita, main game, sampe ikut2an market research, gue lagi males berhaha hihi sama cowok gue. Habis ini gue pengen leyeh2 di sofanya, trus nonton DVD, trus pengen ke D'Best, jalan2, liat2, habis itu pulang, atau spent this night here with him & his friend makan duren hasil menang tarohan bola...hhmmm...nyam 5x...

Eh gue cabut dulu deh, mau bantuin pindahan dari kos ke rumah
nih...


______________________________
(Sambungan)

Gue baru aja sampe markas lagi, setelah sesorean sibuk pindahan akhirnya gue sampe juga di kantor . Rencana makan duren gak jadi, udah males duluan gara2 geraaahhh banget, gerah secara fisik dan mental.

Gue dapet camilan dari nyokapnya cowok gue, sunpia isi abon, duku, sama minuman jelly (hmm....kesannya gue emang doyan segala sampe semua makanan dibawain, nyokapnya pasti kena brain wash neh *curiga), jadi agak terhibur, tapi tetep gerah ^_^


Malam ini ditutup dengan makan malam sate blora, sate nan empuk dan lezat, baru pulang ke kantor. Dan..sesampainya disini gue nerusin lagi blog ini, plus dengerin suara hingar-bingar siaran bola (cowok gue gak bisa bernafas tanpa bola!)


Ya sudah, gue mau mandi trus main game yang lebih asyik ketimbang nonton bola, sekaligus menghibur diri!!!




Thursday, March 10, 2005

Dance With Pain

Hari2 gue sekarang agak kosong, sejak gue merasa sakit hati untuk yang kesekian kalinya, dan menurut gue ini yang terparah :P tapi its oke, berarti ada waktu kosong yang bisa gue manfaatkan untuk introspeksi diri, waktu untuk memanjakan diri, seperti layaknya seorang jomblo padahal gue bukan :))

I feel so empty right now, although I still love him, Cuma kayaknya udah gimana gitu, pengen udahan juga gue masih sayang, pengen dipertahankan tapi hati gue kayak udah mengeras, diserbu darimanapun dengan apapun rasanya udah kayak granit, semakin terngiang-ngiang gue malah semakin gak percaya, semakin sakit dan marah, semakin kembali ke kejadian itu, semakin ke belakang. untungnya gue belom merried jadi gue gak perlu marah2 hehehe, karena gue emang gak berhak. Gue udah gak bisa objektif lagi even to someone who I really2 love! Gue takut gue udah jadi sakit :(( gak sehat lagi hiks.

Hmmm…talking about pain, It's been said that the sensation of pain is one memory our brains forget. Ada yang bilang rasa sakit itu adalah tanda kalo ada sesuatu yang terluka, something injured, or something wrong, The pain of a twisted ankle lets you know that there has been damage to a muscle or bone, for example. It's a warning that tells you not to walk on it. The pain of sunburn keeps you out of the sun and from further damaging yourself. And the pain of broken hearted keeps you away from someone or something that made you broken hearted…it can be for a while or…forever :))

Sekarang gue mulai lagi dari awal, merangkak lagi, gue berusaha keras untuk bisa bergeser dari tempat gue saat ini, gue berusaha untuk mengembalikan kepercayaan gue, mencoba untuk memandang seperti dulu lagi walaupun sering gagal. Semoga apa yang gue perjuangkan untuk bertahan ini adalah sesuatu yang memang patut diperjuangkan. Kalaupun gagal pasti bukan disini tempat terbaik gue, mudah2an gue bisa arif & tetap tersenyum menghadapi... apapun hasil akhirnya.

So..I'll dance with pain..


Posted by Hello

Sunday, March 06, 2005

Just stay out

Oh jadi begitu? mungkin kedengerannya sih cuma main2, tapi kok nusuk banget ya. Biar main2 juga kelihatannya susah untuk melupakan, padahal th 2004 in a half of this year, itu kan berarti sudah 3 tahun, tapi teteeeep aja ya susah lepas dari bayang2 :)) ya sudah lah, masa bodo. Yang jelas semakin susah lah buat mempercayai sesuatu, makin ragu jadinya gue. so...akankah gue melangkah lebih jauh? gak tau juga.

May be its better for me to keep stay out of the door first, then i'll think the next step, should i enter through it or walk away...

Up..up..up..




BBM naik…dari pagi hingga petang semua orang membicarakan topik ini, sejak tanggal 1 Maret dini hari BBM naik.…subuhnya sudah jadi tema obrolan tukang sayur, nah…mulai dari sini para tukang sayur itu sudah ikut2an menaikkan harga sayur-mayur, walaupun memang gak semua sih, mereka pikir “wah besok gue bakalan nombok nih, modal 100 ribu bisa jadi 125 ribu buat tambahan ongkos” mau gak mau mereka menaikkan harga donk, mobil bak terbuka sewaan pasti ongkosnya naik juga kan, lalu pagi2 dikala para nyonya-nyonya tua dan muda berbondong2 ke pasar mereka sudah disodorkan menu dan harga sayur yang sudah lain dari kemarin…beda 100, 200 atau 500 perak itu sangat2 berarti, apalagi bagi yang ngepas (walaupun masih banyak yang harganya tetap, tapi hal ini pasti gak berlangsung lama).
Para ibu2 rumah tangga bilang “lebih baik menyiasati anggaran belanja daripada memprotes kebijakan pemerintah, capek” , mereka mengaku harus pintar2 mencari trik2 gimana caranya supaya tetap cukup, contohnya mengkombinasikan gas dan minyak tanah sebagai bahan bakar memasak, dan masih banyak trik lagi, bagusnya ibu2 ini jadi belajar untuk lebih kreatif :))

Gak hanya ibu2 saja yang kaget (sebetulnya dah gak kaget lagi sih, cuma tetep aja masih shock hehehe) tapi para penjual makanan/masakan jadi juga ikut sedih, bahan baku untuk jualan juga ikut naik itu artinya mereka juga menaikkan harga jual makanan nantinya, dan….otomatis saya, seperti pekerja2 lainnya, lalu anak2 sekolah, pokoknya semua yang butuh makan (kecuali si pus dirumah) juga ikut sedih :( karena harga makan siang naik, anak2 kos bakalan menekan ongkos makan malam, pusing deh..heheheh…ini baru soal pangan, belum yang lain2. Harga BBM untuk sektor industri yang juga mengalami kenaikan otomatis membuat ongkos produksi dan distribusi juga naik (kecuali yang distribusinya cuma pake sepeda engkol, itu pun yang genjot juga pasti ikut2an menaikkan tarif angkut, dia bilang "harga makanan warteg pada naik pak, kalo ongkos saya ndak naik ya saya juga ndak makan, kalo saya ndak makan ya ndak ada tenaganya"), nah hal ini pastinya otomatis juga mempengaruhi harga jual, gak peduli itu industri ringan atau berat, padahal dari industri2 itu kita mendapatkan barang2 konsumsi, dari mulai kosmetik sampai terasi.

Semoga saja subsidi yang dihingar bingarkan pemerintah benar adanya, gak disalah gunakan, yang bikin trauma orang awam kayak saya ini kan sebetulnya “KORUPSI” nya para penggede2 itu, bikin kita berprasangka buruk ya kan :)), semoga saja kalau memang benar, anak2 usia sekolah bisa sekolah, yang sakit dan gak punya duit bayar rumah sakit bisa berobat (yang sekarang ini rumah sakit sangat komersil dan tega meninggalkan orang sekarat di gang2 rumah sakit karena gak ada yang nanggung biayanya).

Dan maaf kalau ada yang gak setuju dengan tulisan ini :)) wong tulisan ini cuma corat-coret, eh ketak-ketik yang mengungkapkan pikiran saya yang memang awam ini, cuma sekedar ikut beraspirasi saja.

Matur nuwun..pamit rumiyin ^_^