Wednesday, May 24, 2006

I fall in love to this twin brothers












Amanjiw
o... Aman-I-Khas... I really fall in love with you...
Your are so sexy, handsome, refreshing... I wanna come to you... I wish.. I can reach you... kiss you... feel you...








Friday, May 12, 2006

Untuk 5 Tahun Yang Lalu

Aku kan menjadi malam malam mu..
Kan menjadi mimpi mimpi mu..
Dan selimuti hatimu.. yang beku..
Aku kan menjadi bintang bintang mu..
Kan s’lalu menyinarimu..
Dan menghapus rasa rindumu.. yang pilu
AKU BISA UNTUK MENJADI.. APA YANG KAU MINTA.. UNTUK MENJADI APA YANG KAU IMPIKAN.. TAPI KU TAK BISA MENJADI DIRINYA
Aku kan menjadi embun pagi mu..
Yang menyejukkan jiwamu..
Dan membasuh hatimu..
yang layu Tinggalkan sejenak lalumu..
Beri s’dikit waktu.. Kepadaku.. tuk meyakinkan mu..

Dikutip dari Selimut Hati "Dewa"

Untuk sebuah momen dari 5 tahun lalu... dan biarlah berlalu, semoga semua sudah berubah...

Wednesday, May 10, 2006

Wanna go around ... and arround

Aku ingin melangkah, keluar dari rutinitas kota. Ugh sudah lama gak jalan2, menyusuri kota2 lain yang mempunyai nafas berbeda dari Jakarta, seperti Jogja yang ramai tapi ramah, atau Surabaya yang panas tapi memiliki segudang "perpustakaan" kuliner yang pas di lidah gue, Garut yang sejuk, Bali yang menawan, Bintan yang sepi gersang dan "keras", dimanapun, kalo perlu sampe ke pulau besar di ujung timur Indonesia.. Papua, atau.. atau Bukit Tinggi yang pemandangannya aduhai. Gak usah jauh-jauh ke luar negeri deh, di sini saja :)
Oh tapi tapi, apakah bisa? kapan? :((
Kemarin dari milis, terdengar riuh rendah teman2 berbicara tentang Pelabuhan Ratu, Di Desa Resort, Bayu Amarta, Nusa Traditional Cottage, Desa Bumbu... Citarik.... aaaaaaaagggghhhh, aku iri, iri sekali.
Sepertinya berkarir yang sesungguhnya lebih menyenangkan kalau dilakukan dengan travelling, knowing a lot of people, memperkaya pengetahuan budaya, mencicipi masakan dari seluruh daerah, menyelami kehidupan yang lebih beragam.
Mungkin sudah tercetak dari sononya, berkarir di kantoran dengan gaji tetap, bergelut dengan stress dan mencari cara menanganinya, adalah tujuan sebagian besar anak2 megapolitan (tepatkah Jakarta disebut Megapolitan?). Walaupun misalnya sudah punya uang cukup banyak, apakah ada yang mampu/mempunyai nyali untuk berpetualang? berkarir di jalan kehidupan, bertemu orang dari banyak ragam sosial budaya? apakah aku mampu dan mau?
Apakah akan selamanya terjebak disini? menghirup sumber kehidupan sekaligus menyerap polutan lewat hidung dan pori2 sampai aku mati? apakah gue akan bahagia disini. Ah.. sebenarnya bisa saja, karena bahagia itu adanya di hati, otak tinggal mengolah, tapi ngomong memang gampang, merealisasikannya yang susahnya minta ampun.
Dulu sewaktu masih belia (ceile belia...ampun deh) dengan ragam persoalan hidup yang belum sekompleks ini (dan akan bertambah kompleks kayaknya) gue masih bisa menikmati petualangan2 kecil, yang akibatnya berdampak pada lamanya gue kuliah (*nyengir). Di satu sisi terasa nikmat, di sisi lain muncul penyesalan karena kurang berbakti sama ortu gara2 kuliah molor. Efek dari petualangan2 kecil itu membuat gue lebih bisa dan gampang beradaptasi (kepedean?), punya nyali sedikit lebih besar. Tapi seiring waktu berjalan, kemampuan itu menurun, terutama nyali itu tadi. Kalo dulu harusnya kuliah, berangkat ke kampus di grogol, tiba2 di tengah jalan belok arah, bisa menuju gambir, atau terminal... Tujuan pertama : Bandung! lalu, kalo lagi megang duit agak banyakan, perjalanan bisa dilanjutkan ke Cirebon, Semarang, lalu Jogja, itu rute langganan. Kalo sekarang? kayaknya gue belom bisa punya nyali seperti itu, ya mungkin karena tambahan tanggung jawab itu tadi. Biarlah masa2 itu menjadi proses pembelajaran, semoga ada efek baiknya untuk masa yg akan datang ^_^
Tapi sumpe deh, gue lagi pingin banget jalan2, sekejap saja. Sehari, dua hari, tiga hari. Kapan ya?
Konsep kehidupan di megapolitan menurut gue...
Pengangguran : Punya banyak waktu, gak punya uang
karyawan : Gak punya waktu, gak punya uang (biasanya impas), atau banyak utang (iming2 kartu kredit yang kelihatannya mentereng padahal sesungguhnya kartu buat ngutang itu betul2 banyak peminatnya termasuk gue (dan menyesal, jadinya ditutup ajah hehehe)
Pengusaha : Gak punya waktu, banyak uang
Gue pinginnya : Punya waktu, punya uang (jangan ada yang coba2 nawarin gue mlm). Pingin enaknya aja ya gue hehehe....
Ah sudahlah, aku akan mencoba membangun kebahagiaan, mungkin gak lewat materi, atau travelling tadi, cukup menjadi diri sendiri, gak punya musuh, gak punya utang, dan bisa membuat orang lain tersenyum, kalo perlu tertawa...
Travelling? sudah pasti akan terus ada di hati, keinginan yang gak pernah berhenti, walaupun gak tau kapan bisa mewujudkannya.

Tuesday, May 09, 2006

Ibu Tiri

Suatu hari, terjadi percakapan, tepatnya intimidasi membangun dari seorang ibu tiri eh maksudnya ketua badan pengawas olahraga kepada satu2nya manusia yang jadi anggotanya itu.
Sudah seminggu ibu tiri gak fitnes karena cedera yang dialaminya, dan .... mau cek kerajinan olahraga muridnya yang sedikit bandel ini selama doi masuk rumah sakit.
Berikut percakapan di hari pertama doi mulai online di kantor setelah seminggu absen.
______________________________________________________
cungkling: ndak jadi pitnes ya
mimi: pitnes *nyengir
cungkling: dah seminnggu nggak pitnes kan lu
cungkling: ikut2 gua
cungkling: huh
mimi: *nyengir lagi
mimi: *deg2an, serem
cungkling: daku sabtu mau main ke gym aaaaahhh
mimi: *wah, mampus deh, mau di cek*

cungkling: NANTI IKUT KELAS APAA???
cungkling: nggak jadi pitnes lagi lu ya? ah nggak mau tau..kalo minggu ini elo nggak pitnes gue nggak mau ngingetin/ngajakin/barengan pitnes ama elo selama 3 bulan
cungkling: biarin aja..dah bayar pitnes mahal2 tetep aja nanti pas manten nggak bisa nyewa kebaya dari perias..mesti njait ndiri soalnya kebaya periasnya nggak ada yang cukuppp huh
mimi: pitnes kok
*boong, hidung pinokionya memanjang
cungkling: *mengetuk2 jari dimeja, muka ditekuk

mimi: beneeeeerrr
mimi: *hidung pinokionya makin panjang
mimi: aku pitnes kok
*pasang tampang sungguh2
cungkling: *mukanya gak percaya

mimi: *nyengir
cungkling: hihihi
*ketawa penuh kemenangan semu
mimi: biar langsing
mimi: tapi sebtu tau bisa tau gak deh
mimi: daku dah beli kado buat anaknya alin *mencoba ganti topik
cungkling: beli dimanaaaaaaaa

mimi: di giant
mimi: bagus deh
mimi: *nyengir, kayaknya berhasil ganti topik
mimi: biasa sih, cuma lucu
mimi: t shirt bayi, ada bordir hari senen sampe sabtu
cungkling: huhuhu daku belum sempatt
mimi: eh sampe minggu

cungkling: hihi lucu amat..bajunya pake absen
mimi: iya, pake absen, monday to sunday
cungkling: hihihihi
cungkling: terus kapan mau nyamperin alin?
mimi: sabtu rencananya

cungkling: kok lom cabut?
mimi: *wah, ibu tiri mulai lagi interogasinya *gigit2 kuku

cungkling: daku janjian ama ewin di plangi nih..nanti gue tengok2 ke gym ah..hihihi dah lama
nggak jadi pengawas pribadi mimi
cungkling: *nyengir penuh arti dan kemenangan
mimi: *nyengir kuda :D
mimi: *huaaaaaaa huaaaaaaaaa
mimi: daku cabut yaaaa *boong, padahal masih asik di kantor nonton TV
cungkling: oceh sampai jumpa di plangi!!
mimi: astaga!!
cungkling: sign out dengan nyengir2 gak kauran

mimi: *keluh
_________________________________________________
Biar galak begitu gue tetep senang hehehehe, berarti doi perhatian juga sama gue ;) . Betul2 salah satu teman dengan karakteristik yang amat jarang hehehehe...

Saturday, May 06, 2006

...Pulang pulang pulang!...

Sabtu yang melelahkan, hari terasa pendek, harusnya hari ini hari bersuka ria
melepas letih, menggembirakan jiwa...
Tapi aku, terjebak di sini, gara-gara meeting gila,
jadi event organizer dadakan
Udah capek2 pesen kue taunya gak dimakan,
Katanya sih, saking sibuknya meeting, jadi lupa kalo ada kue...
Tapi aku gak boleh mengeluh, walau telah banjir peluh..
Pesen ini pesen itu, beli ini beli itu.
Sekarang daku mengantuk, semalam baca buku, yang makin dibaca makin seru..
dan... hari ini, betul-betul "olahraga", yang kayaknya sia-sia, tapi enggak juga,
karena gak ada complain, dan semuanya berjalan lancar. Kecuali kue2 itu...
Dan setidaknya daku belajar jadi office girl, sekaligus event organizer.
Dan hikmahnya, ruang meeting jadi hidup, karena sekarang ada bunga2 cantik,
Sun flower dan Garbera... ah.. betapa indahnya...
Dan sekarang sudah selesai,
Juragan bilang dah boleh pulang..
Sekalipun daku diajak makan malam bareng tamu ke Roro Jonggrang,
aku akan menolaknya (padahal kepingin banget sih), karena aku sudah ngantuk berat...
Pulang yuuuuuuuuuukkk....
*udah mulai gila nih*