Kerja, kata ini saban hari pasti mengawali hari gue. Begitu bangun tidur yang langsung *tek* ada di kepala gue ya kata ini kerja. Dan kalau gue pikir-pikir lagi hidup gue mungkin 80% ada di kantor. Bangun pagi jam 5-an, sholat, habis itu tidur lagi sampe jam 6.00, bangun lagi, mandi, berangkat jam 6.45 am, sampai kantor jam 8.30 am, pulang jam 5.30 pm sampai rumah jam 7.00 pm (itu juga kalo gak lembur) antara jam 7.00 sampai jam 10.00 malam (berarti 3 jam ya) kegiatan gue pertama, leyeh2 sebentar, bikin teh, sruput2 dikit, sukur kalo ada nyamik2 alias cemilan, santai2 sampai jam 8.00 sambil nonton TV yang celakanya isinya sinetron yang kebanyakan minus nilainya (anak smp pacaran trus hamil, ekspos kecacatan, anak kembar (ada lebih dari 3 sinetron isinya tentang anak kermbar yang terpisah, gak kreatif amat), peri, hantu, sampe sinetron khayalan dengan teknologi murahan.
Kalau udah gini gue mendingan dengerin mp3 sambil baca. Trus jam 10 atau 11 gue udah berada under the blanket menunggu hari esok sambil tidur, itu juga kalau gak ada nightmare dan bisa tidur nyenyak. Lalu...Foila!! bangun lagi, terus dan terus dan terus...(kayak iklan coki2).....
:(( ---> kadang2 gue pengen begini, tapi gue gak bisa, kalo :(( terus kesannya hidup gue kok gak "hidup" statiiiss terus. Tapi bagusnya kondisi seperti ini memacu gue untuk berbuat sesuatu suatu saat nanti. Gue gak mau jadi bee worker terus, gue pengen jadi tumbuhan penghasil madu yang bisa kasih sesuatu untuk para bee worker. *bisik2..maksudnya punya usaha sendiri gitu, kecil juga gak apa2 ^_^. Tapi mempunyai obsesi kadang membuat kita stress kalau dipikirin terus, untungnya gue selalu diingatkan ..."jangan materi terus yang kamu kejar, kapan puasnya kamu? materi gak akan membawa kamu kemana2, kalau kamu terpaku di dunia terus, you will not going anywhere, u'll have nothing while u going 'home' someday".
Ya sih, gue sadar semuanya harus balance, gak ada yang berlebihan atau berkekurangan dalam semua hal. Tapi harta yang ditumpuk2 dikejar2, ibarat papan jungkat-jungkit, harta membuat papan jungkat-jungkit berhenti bergerak, gak dinamis, gak harmonis, gak hidup. Papan yang bertuliskan harta terus berada diatas, dan papan yang berisi cinta untuk Tuhan berada dibawah. Dan..gue juga belum bisa selalu menyelaraskan kedua hal diatas, emosi, egoisme, kesombongan, bagai setan yang terus menari2 disekeliling.
Gue kadang bingung nih, gue bisa melakukan apa saja buat orang2 yang gue cintai, kadang mengorbankan kepentingan umum, tapi kenapa cinta untuk Gusti Prabu penguasa jagad gak bisa meredam keinginan duniawi gue? padahal Tuhan itu sangat istimewa, perfect, sumber dari segala keindahan, kebaikan, kegantengan, kecantikan, segalanya deh, gak bisa dibanding dengan apapun, apalagi manusia...tapi kenapa kadang lebih sedih ditinggal pacar, suami, istri? apa karena Tuhan gak kasat mata? tidak bisa disentuh secara badani? kenapa gak ada keinginan mencari?
Lalu setiap ibadah yang gue rajut kadang terselip pamrih, gue melakukannya bukan karena cinta tapi karena takut neraka... :(( kenapa gue jarang bisa beribadah tanpa memikirkan surga dan neraka? gue gak mau...gue cuma ingin cinta...but its so hard to walk on.
Aah...masih banyak yang harus gue pelajari, mudah-mudahan umur gue mencukupi untuk bisa memahami semuanya.
God please love me...
Ps: sebetulnya gue gak mau ngomongin soal ini. But its flow like a river..moving without any script in my head :)), sebetulnya sih mau ngomongin kerjaan. But its okay, kapan2 aja deh ^_*
Kalau udah gini gue mendingan dengerin mp3 sambil baca. Trus jam 10 atau 11 gue udah berada under the blanket menunggu hari esok sambil tidur, itu juga kalau gak ada nightmare dan bisa tidur nyenyak. Lalu...Foila!! bangun lagi, terus dan terus dan terus...(kayak iklan coki2).....
:(( ---> kadang2 gue pengen begini, tapi gue gak bisa, kalo :(( terus kesannya hidup gue kok gak "hidup" statiiiss terus. Tapi bagusnya kondisi seperti ini memacu gue untuk berbuat sesuatu suatu saat nanti. Gue gak mau jadi bee worker terus, gue pengen jadi tumbuhan penghasil madu yang bisa kasih sesuatu untuk para bee worker. *bisik2..maksudnya punya usaha sendiri gitu, kecil juga gak apa2 ^_^. Tapi mempunyai obsesi kadang membuat kita stress kalau dipikirin terus, untungnya gue selalu diingatkan ..."jangan materi terus yang kamu kejar, kapan puasnya kamu? materi gak akan membawa kamu kemana2, kalau kamu terpaku di dunia terus, you will not going anywhere, u'll have nothing while u going 'home' someday".
Ya sih, gue sadar semuanya harus balance, gak ada yang berlebihan atau berkekurangan dalam semua hal. Tapi harta yang ditumpuk2 dikejar2, ibarat papan jungkat-jungkit, harta membuat papan jungkat-jungkit berhenti bergerak, gak dinamis, gak harmonis, gak hidup. Papan yang bertuliskan harta terus berada diatas, dan papan yang berisi cinta untuk Tuhan berada dibawah. Dan..gue juga belum bisa selalu menyelaraskan kedua hal diatas, emosi, egoisme, kesombongan, bagai setan yang terus menari2 disekeliling.
Gue kadang bingung nih, gue bisa melakukan apa saja buat orang2 yang gue cintai, kadang mengorbankan kepentingan umum, tapi kenapa cinta untuk Gusti Prabu penguasa jagad gak bisa meredam keinginan duniawi gue? padahal Tuhan itu sangat istimewa, perfect, sumber dari segala keindahan, kebaikan, kegantengan, kecantikan, segalanya deh, gak bisa dibanding dengan apapun, apalagi manusia...tapi kenapa kadang lebih sedih ditinggal pacar, suami, istri? apa karena Tuhan gak kasat mata? tidak bisa disentuh secara badani? kenapa gak ada keinginan mencari?
Lalu setiap ibadah yang gue rajut kadang terselip pamrih, gue melakukannya bukan karena cinta tapi karena takut neraka... :(( kenapa gue jarang bisa beribadah tanpa memikirkan surga dan neraka? gue gak mau...gue cuma ingin cinta...but its so hard to walk on.
Aah...masih banyak yang harus gue pelajari, mudah-mudahan umur gue mencukupi untuk bisa memahami semuanya.
God please love me...
Ps: sebetulnya gue gak mau ngomongin soal ini. But its flow like a river..moving without any script in my head :)), sebetulnya sih mau ngomongin kerjaan. But its okay, kapan2 aja deh ^_*
6 comments:
Manusia diciptakan untuk berpasangan dan untuk mencari apa hakikat dari hidup itu sendiri, maka mari kita nikmati rasa ini :)
jadi ingat lagu chrisye :
jika surga dan neraka tak pernah ada
akankah kita sujud kepada-Nya
maap kalo kata2nya salah, tp kira2 gitu bunyinya yak?
Dirimu sudah mengawali bisnis yg menjanjikan dan tak ternilai lho jeng.
Bila lubuk hatimu bisa meraba saudara kita yg dirundung kesusahan maka keberuntungan akan selalu menghampiri.
Hukum Sebab dan Akibat merupakan sesuatu yg nyata serta melekat dalam diri makhluk di semesta ini.
Re-mpokb: Tul betul banget heuheuhe, bener juga ya...ada lagunya ^_^
Yikes... apa ga malah pusing tuh.. abis sholat shubuh trus tidur lagi..??
Kadang hidup mengalir begitu saja seperti sungai, tapi kita harus memberi warna pada sungai itu sehingga arus yang kita jalani lebih mempunyai makna.
rio
gue udah lama berhenti nonton tv dan hanya nonton yang gue anggak menarik:D. ada banyak kok cara nyiasatin hidup supaya bisa seimbang;).
and God does love us kok;).
Post a Comment