Menu hari ini: nasi kuning, tempe mendoan, bihun, sayur...dan segelas teh hijau. Maksud hati sih pingin membiasakan diri gak jajan (gue ini addicted sama jajan dan makan hiks...habis enak sih, gimana donk), ceritanya mau mengubah pola hidup, berhenti ngerokok, minum banyak air putih, no penyedap..dan olahraga, yang terakhir ini susah bener ngejalaninnya, malem2 mau jogging nanti disangka maling, sabtu atau minggu? seringnya kebablasan, setelah subuh pasti tidur lagi...mengubah habbit itu emang gak gampang ya :((.
Tapi gak ada kata terlambat! selama masih ada hari esok, dan gue masih bisa bangun dari tidur itu berarti..I still have a chance :))
Sudah 1 bulan ini gue rajin minum teh hijau, mulai dari yang racikan yang diseduh sampai yang ditenggelam2in alias dicelup. Tujuan gue sih cuma jaga kesehatan aja, sukur2 bisa ngelangsingin juga hehehe. Menurut gue teh hijau satu2nya cara yang paling alami disamping makan sayur2an hijau macam brokoli untuk menangkal radikal bebas, lebih baik daripada mengkonsumsi supplement2. Terapi kencing juga katanya sangat efektif menagkal radikal bebas dan very2 good an antioksidan, tapi kayaknya cara ini gak dulu deh, selama masih ada yang lain dan belum kepepet.
Kondisi lingkungan di bumi makin lama kan makin menyeramkan, sangat mungkin (bisa dipastikan selalu) kita menghirup monoksida, dll (yang lain gak inget :P) sebagai hasil buangan pantat mobil dan motor, lama2 jaringan sel kita rusak, bisa2 sel dan gen bermutasi jadi sesuatu yang gak jelas, penyakit degeneratif, kelainan, dll...hiiiiyyyy syerem. Apalagi di Indonesia, khususnya kota2 besar seperti Jakarta, dimana mobil dan motor dah gak karuan lagi banyaknya, uji emisi yang digembor-gemborkan supaya ditaati ternyata cuma formalitas, ternyata untuk dapet label "Telah Lulus Uji Emisi" gak perlu bawa kendaraannya, yang penting bayar, wes beres, langsung dapet stiker lulus uji emisi. Metromini dan bus..dua jenis kendaraan ini paling sering memproduksi asap hitam pekat dari knalpot (pastinya asap hitam ini mengandung begitu banyak radikal bebas). Pernah gue sama sekali gak bisa liat jalan gara2 depan gue ada metromini yang menyemburkan asap super hitam ke kaca mobil yang gue bawa, jadi gelap gulita, bagai masuk terowongan. Untung gak kecelakaan gara2 gak bisa liat kanan kiri, edan! Mungkin mentang2 angkutan umum terus gak pernah dirawat kali ya.
Balik lagi ke teh hijau, gara2 gue baca artikel tentang tumbuhan ini gue jadi rajin minum teh hijau, menurut artikel tersebut selain untuk pencegah kanker dan merawat kecantikan kulit, teh hijau bisa juga menghambat pertumbuhan karies pada gigi, pencegahan gigi berlubang dan radang gusi, karena teh hijau juga pengandung fluoride. Kata dokter langganan gue teh hijau juga mengandung vitamin C dosis tinggi, dan mengandung mangan yang bisa mengubah gula menjadi energi, trus trus...(duh jadi exciting gini) teh hijau juga terkenal sebagai obat anti stroke, penyakit kardiovaskular, dan juga penyakit hati, anti bakteri, dan bisa menurunkan berat badan (Aha..!! :)) ). Teh hijau punya khasiat hebat seperti ini kalo gak salah karena mengandung antioksidan hebat EGCG (Ephigallocatechin Gallate).
Rasa teh hijau yang sepet2 agak pahit memang bikin sebagian orang ogah minum teh hijau, apalagi anak2, solusinya bisa ditambahkan air jeruk nipis, dijamin rasanya segeeerr seperti yang ada di depan gue sekarang ini, segelas besar teh hijau :D

Ya mungkin kebiasaan minum teh hijau ini adalah sebagai awal dari kebiasaan yang akan gue jalani untuk memulai pola hidup sehat, yang jelas percuma kalo sering minum teh hijau tapi teteeup jalan fast food nya, no working out, and still smoking.
I just wanna be happy, be healthy, and be strong... :)) cheers!!!
Tapi gak ada kata terlambat! selama masih ada hari esok, dan gue masih bisa bangun dari tidur itu berarti..I still have a chance :))
Sudah 1 bulan ini gue rajin minum teh hijau, mulai dari yang racikan yang diseduh sampai yang ditenggelam2in alias dicelup. Tujuan gue sih cuma jaga kesehatan aja, sukur2 bisa ngelangsingin juga hehehe. Menurut gue teh hijau satu2nya cara yang paling alami disamping makan sayur2an hijau macam brokoli untuk menangkal radikal bebas, lebih baik daripada mengkonsumsi supplement2. Terapi kencing juga katanya sangat efektif menagkal radikal bebas dan very2 good an antioksidan, tapi kayaknya cara ini gak dulu deh, selama masih ada yang lain dan belum kepepet.
Kondisi lingkungan di bumi makin lama kan makin menyeramkan, sangat mungkin (bisa dipastikan selalu) kita menghirup monoksida, dll (yang lain gak inget :P) sebagai hasil buangan pantat mobil dan motor, lama2 jaringan sel kita rusak, bisa2 sel dan gen bermutasi jadi sesuatu yang gak jelas, penyakit degeneratif, kelainan, dll...hiiiiyyyy syerem. Apalagi di Indonesia, khususnya kota2 besar seperti Jakarta, dimana mobil dan motor dah gak karuan lagi banyaknya, uji emisi yang digembor-gemborkan supaya ditaati ternyata cuma formalitas, ternyata untuk dapet label "Telah Lulus Uji Emisi" gak perlu bawa kendaraannya, yang penting bayar, wes beres, langsung dapet stiker lulus uji emisi. Metromini dan bus..dua jenis kendaraan ini paling sering memproduksi asap hitam pekat dari knalpot (pastinya asap hitam ini mengandung begitu banyak radikal bebas). Pernah gue sama sekali gak bisa liat jalan gara2 depan gue ada metromini yang menyemburkan asap super hitam ke kaca mobil yang gue bawa, jadi gelap gulita, bagai masuk terowongan. Untung gak kecelakaan gara2 gak bisa liat kanan kiri, edan! Mungkin mentang2 angkutan umum terus gak pernah dirawat kali ya.
Balik lagi ke teh hijau, gara2 gue baca artikel tentang tumbuhan ini gue jadi rajin minum teh hijau, menurut artikel tersebut selain untuk pencegah kanker dan merawat kecantikan kulit, teh hijau bisa juga menghambat pertumbuhan karies pada gigi, pencegahan gigi berlubang dan radang gusi, karena teh hijau juga pengandung fluoride. Kata dokter langganan gue teh hijau juga mengandung vitamin C dosis tinggi, dan mengandung mangan yang bisa mengubah gula menjadi energi, trus trus...(duh jadi exciting gini) teh hijau juga terkenal sebagai obat anti stroke, penyakit kardiovaskular, dan juga penyakit hati, anti bakteri, dan bisa menurunkan berat badan (Aha..!! :)) ). Teh hijau punya khasiat hebat seperti ini kalo gak salah karena mengandung antioksidan hebat EGCG (Ephigallocatechin Gallate).
Rasa teh hijau yang sepet2 agak pahit memang bikin sebagian orang ogah minum teh hijau, apalagi anak2, solusinya bisa ditambahkan air jeruk nipis, dijamin rasanya segeeerr seperti yang ada di depan gue sekarang ini, segelas besar teh hijau :D

Ya mungkin kebiasaan minum teh hijau ini adalah sebagai awal dari kebiasaan yang akan gue jalani untuk memulai pola hidup sehat, yang jelas percuma kalo sering minum teh hijau tapi teteeup jalan fast food nya, no working out, and still smoking.
I just wanna be happy, be healthy, and be strong... :)) cheers!!!
1 comment:
waduh, kalo teh hijau aye kok kurang suka ya.. tapi ide pake jeruk nipis itu kayaknya boleh dicoba. suegeerrr...
lari2 dikira maling? :D
Post a Comment