Friday, March 18, 2005

Bukan Puisi...



Wahai malam panjang
Tuntunlah penaku, tuk melukis mu di dalam kalbu
Wahai malam panjang
Buailah diriku, bantu aku mengerti dirimu
Dibalik kelam, tersimpan cerita yang tak akan pernah ku mengerti
Dibalik anggunmu, misterimu

Dan sekarang…aku tertidur…


1 comment:

V said...

Hmmm...
Seperti sebuah puisi yang dibuat kawanku Nugie. Saat ia terkenang Ayahnya yang telah almarhum, sang ayah diberinya julukan 'Sang Malam' karena beliau selalu hadir dihatinya saat ia tengah sendiri bersama malam.

—thank's Mimi sudah mampir ke Blog-ku—