Akhir-akhir ini ada suatu hal yang agak mengganggu, entah ini karena trauma karena pernah kehilangan orang yang sangat dicintai untuk selama-lamanya atau karena gue yang kelewat sentimentil.
Dengan bodohnya gue sering ngebayangin perasaan diri sendiri kalo suatu saat nanti ditinggal nyokap selama2nya, atau... suami. Dan perasaan itu seakan "nyata", sedih yang tiba2 datang dengan amat sangat. Gue rasanya gak siap untuk kehilangan lagi orang2 yang gue cintai. Oh God.. why its always come through my mind :(.
Proses re-generasi betul2 mempengaruhi gue, apalagi semenjak gue hamil. Gue sekarang tau2 sudah ada di posisi nyokap 29 tahun yang lalu, when she had me in her womb. Dan nyokap di posisi eyang gue. Waktu berlalu secepat angin, membawa semua kenangan, dan sialnya gue suka sekali mengenang everthing about family, coz its very a beautiful memories. And when one of the member past away... the memories come to be very "touchy".... dan hal ini membuat gue gak pingin kehilangan lagi.
Tapi hidup memang harus berjalan, proses datang dan pergi, hidup dan mati memang diperlukan untuk keseimbangan, dan gue tau Tuhan punya rencana sangat sempurna tentang hal ini, cuma gue aja yang belum cukup iman untuk benar2 mengerti dan menerima dengan ikhlas kembalinya orang-orang terutama yang sangat gue cintai kepada Sang Pencipta.
Dan gue sangat egois kalo berlarut-larut sama kesedihan gue sendiri tanpa berpikir tentang anak cucu gue nanti. Mereka akan ada, dan gue serta orang-orang di generasi diatas gue akan tiada. Dan hal itu normal, wajar, alamiah.
Cepat atau lambat gue berdiri sendiri tanpa ada nyokap, tanpa ada orang tua yang bisa menasehati, menghibur. Cepat atau lambat gue akan menjadi "orang tua" itu sendiri tanpa ada orang tua lain diatas gue. The boat will be sail by me and my own family, alone.
The point is... terimalah segala sesuatunya dengan ikhlas.. gitu kali yak (lah kok jadi betawi banget :D), kayaknya gue harus terus mencari makna hidup, makna mati, makna semuanya, sampai saat gue tiba..untuk kembali.
2 comments:
Regenerasi, penting buat kelestarian hidup itu sendiri...halah :D
medeni postinganmu sing iki...jok ngomong mati po o...cengar cengir ae ta lah :D
Post a Comment