Wednesday, May 10, 2006

Wanna go around ... and arround

Aku ingin melangkah, keluar dari rutinitas kota. Ugh sudah lama gak jalan2, menyusuri kota2 lain yang mempunyai nafas berbeda dari Jakarta, seperti Jogja yang ramai tapi ramah, atau Surabaya yang panas tapi memiliki segudang "perpustakaan" kuliner yang pas di lidah gue, Garut yang sejuk, Bali yang menawan, Bintan yang sepi gersang dan "keras", dimanapun, kalo perlu sampe ke pulau besar di ujung timur Indonesia.. Papua, atau.. atau Bukit Tinggi yang pemandangannya aduhai. Gak usah jauh-jauh ke luar negeri deh, di sini saja :)
Oh tapi tapi, apakah bisa? kapan? :((
Kemarin dari milis, terdengar riuh rendah teman2 berbicara tentang Pelabuhan Ratu, Di Desa Resort, Bayu Amarta, Nusa Traditional Cottage, Desa Bumbu... Citarik.... aaaaaaaagggghhhh, aku iri, iri sekali.
Sepertinya berkarir yang sesungguhnya lebih menyenangkan kalau dilakukan dengan travelling, knowing a lot of people, memperkaya pengetahuan budaya, mencicipi masakan dari seluruh daerah, menyelami kehidupan yang lebih beragam.
Mungkin sudah tercetak dari sononya, berkarir di kantoran dengan gaji tetap, bergelut dengan stress dan mencari cara menanganinya, adalah tujuan sebagian besar anak2 megapolitan (tepatkah Jakarta disebut Megapolitan?). Walaupun misalnya sudah punya uang cukup banyak, apakah ada yang mampu/mempunyai nyali untuk berpetualang? berkarir di jalan kehidupan, bertemu orang dari banyak ragam sosial budaya? apakah aku mampu dan mau?
Apakah akan selamanya terjebak disini? menghirup sumber kehidupan sekaligus menyerap polutan lewat hidung dan pori2 sampai aku mati? apakah gue akan bahagia disini. Ah.. sebenarnya bisa saja, karena bahagia itu adanya di hati, otak tinggal mengolah, tapi ngomong memang gampang, merealisasikannya yang susahnya minta ampun.
Dulu sewaktu masih belia (ceile belia...ampun deh) dengan ragam persoalan hidup yang belum sekompleks ini (dan akan bertambah kompleks kayaknya) gue masih bisa menikmati petualangan2 kecil, yang akibatnya berdampak pada lamanya gue kuliah (*nyengir). Di satu sisi terasa nikmat, di sisi lain muncul penyesalan karena kurang berbakti sama ortu gara2 kuliah molor. Efek dari petualangan2 kecil itu membuat gue lebih bisa dan gampang beradaptasi (kepedean?), punya nyali sedikit lebih besar. Tapi seiring waktu berjalan, kemampuan itu menurun, terutama nyali itu tadi. Kalo dulu harusnya kuliah, berangkat ke kampus di grogol, tiba2 di tengah jalan belok arah, bisa menuju gambir, atau terminal... Tujuan pertama : Bandung! lalu, kalo lagi megang duit agak banyakan, perjalanan bisa dilanjutkan ke Cirebon, Semarang, lalu Jogja, itu rute langganan. Kalo sekarang? kayaknya gue belom bisa punya nyali seperti itu, ya mungkin karena tambahan tanggung jawab itu tadi. Biarlah masa2 itu menjadi proses pembelajaran, semoga ada efek baiknya untuk masa yg akan datang ^_^
Tapi sumpe deh, gue lagi pingin banget jalan2, sekejap saja. Sehari, dua hari, tiga hari. Kapan ya?
Konsep kehidupan di megapolitan menurut gue...
Pengangguran : Punya banyak waktu, gak punya uang
karyawan : Gak punya waktu, gak punya uang (biasanya impas), atau banyak utang (iming2 kartu kredit yang kelihatannya mentereng padahal sesungguhnya kartu buat ngutang itu betul2 banyak peminatnya termasuk gue (dan menyesal, jadinya ditutup ajah hehehe)
Pengusaha : Gak punya waktu, banyak uang
Gue pinginnya : Punya waktu, punya uang (jangan ada yang coba2 nawarin gue mlm). Pingin enaknya aja ya gue hehehe....
Ah sudahlah, aku akan mencoba membangun kebahagiaan, mungkin gak lewat materi, atau travelling tadi, cukup menjadi diri sendiri, gak punya musuh, gak punya utang, dan bisa membuat orang lain tersenyum, kalo perlu tertawa...
Travelling? sudah pasti akan terus ada di hati, keinginan yang gak pernah berhenti, walaupun gak tau kapan bisa mewujudkannya.

3 comments:

Anonymous said...

Yuhuuuu, Mimiii.. kabar baiknya adl.. di bulan ini ada 2 hari libur lhoo.. Satu di hari Sabtu tgl 13 Mei, en satunya lagi di hari Kamis tgl 25 Mei :D

Jadiii.. bisa dimanfaatkan buat jalan2 khan? Kalo mo yg deket en bisa ditempuh ma mobil, kayanya Lembang enak tuuhh.. Dinginnya dapet, en kalo keinginan belanja pengen dipenuhi, tinggal ke Bandung, hehehe..

Kalo mo yg naik pesawat, ke Bali oh Bali cuman 1 jam 40 menit kok, itu kalo jadwalnya ngga molor :p

Tapii.. jadi ngga jadi travelling, yg penting tetep happy laahh ;))

Anonymous said...

halah teori.....
katanya mo ke semarang mana????? :(
tak tunggu tunggu dah mo dikasi makan gratis mangut senenganmu tak ajak mubeng2 semarang
maneeeeeeeeeeeee.........
noh mei ada 2 hari libur tuh maen aja kesini atuh....

Intan Bayduri said...

To Indah:
Bandung aken sampah'e ki piye :P

To Redy:
Awas janji2 palsu! Kapan2 tak tagih X(