Friday, September 16, 2005

Kesedihan VS Kesusahan ???

"Sabar ya, semua itu cobaan dari Tuhan, berhentilah menangis, jangan bersedih"
Sebuah kalimat yang berisi kata2 paling sering dilontarkan, mencoba menenangkan hati yang gundah-gulana, sedih, terbuang, kehilangan, dan lain sebagainya.
Tetapi di kala kita merasa senang, suka-cita, bahagia, merasa beruntung (dalam kutip dalam bahasa manusia), kita atau orang lain tidak pernah merasakan itu sebagai cobaan, mungkin ngerti, tapi jarang sadar. Tidak/jarang merasakan alert yang ada dibaliknya. Apakah ini sebuah peringatan? atau amanah untuk membahagiakan keluarga, orang lain, atau masayarakat luas sekalipun?
Apakah ini ujian ketamakan, keserakahan, atau tentang rasa syukur?
Cobaan dalam kesusahaan, sering menjadi koreksi kita. "Mungkin gue kurang beramal" ..."Mungkin gue kurang bersyukur"..."Mungkin, dia memang bukan jodoh gue".
Ya..kesedihan dan kesusahan sering kali membawa perenungan, pencarian terhadap sesuatu yang dapat menyenangkan dan menenangkan diri.
Tetapi apakah kesenangan juga sering membawa kita dalam keadaan demikian?
"Ambil hikmahnya saja"...kata2 ini pun sering terdengar dikala kita "susah". Kalau "senang" ? ...pernah tidak ya?
Bisakah kita mengategorikan senang dan susah dalam satu wadah? sebagai text book yang sama-sama penting dalam pelajaran hidup, yang dapat mematangkan ruhani, yang bisa mengantarkan kita pada sebuah cinta-Nya.
Kalau saja kita bisa selalu tidak tenggelam dalam kesenangan dan tidak berlarut-larut dalam kesedihan...
Semoga kita tidak pernah berhenti belajar...dan tidak mandeg karena keputus-asaan...

1 comment:

Anonymous said...

Kalo lagi happy emang suka lupa banyak hal :)