Friday, June 03, 2005

Now or Never

Kata-kata yang mungkin terdengar sangat klasik. Dan kata2 ini secara tidak sadar menjadi salah satu pemicu gue untuk berani melakukan apa yang gue anggap baik dan benar.
Tetapi kadang-kadang manusia menjebak dirinya sendiri dalam kubangan yang bernama keraguan, yang hasilnya adalah penundaan, dan sadar gak sadar akibatnya timbul penyesalan.
Meremehkan waktu. Apa mungkin ini penyebabnya? Yang jelas banyak alasan yang dibuat untuk melakukan pembenaran, karena pada dasarnya manusia malu jika melakukan kesalahan.
Ketika masih kecil kata2 yang terucap: "nanti saja kalau saya sudah remaja"
Ketika remaja: "nanti saja kalau saya sudah dewasa"
Ketika dewasa: " nanti saja kalau saya sudah tua"
Ketika tua: speechless
Tetapi "Now or Never" juga memiliki kekuatan negatif, yang bisa menimbulkan obsesi berlebihan, terlalu ambisius, perfeksionis, bahkan bisa berubah menjadi psycho, sakit jiwa.
Kebijakan, ketepatan bertindak, dan kata hati, thats the keys.
Yeap, kata-kata yang bagi gue memiliki kekuatan yang besar. And I've decided to reach my dream. Tidak ada kata terlambat. Memulai bukan "nanti" tetapi "sekarang"

5 comments:

mpokb said...

duh, kayaknya aye termasuk golongan ini nih.. procrastinator :)

Anonymous said...

To Mpokb: Sedikit banyak kadang aye juga gitu mpok, cuma yang susah kadang suka anget2 e'e ayam *jorok ih hehehehe... ^_*

anastasianani said...

gue termasuk org yg suka menunda2 dan menyesal belakangan :(

Anonymous said...

hei hei tan...makanya gue bela2in fitness sendirian..kalo nungguin temen nggak bakal mulai2!! :P

Anonymous said...

To mbakpit: Mungkin gue juga harus memperlakukan diet juga seperti ini ya, sebelum terlambat dah membuat ladang daging ini menjadi lebih subur heuheuheuhe :))